DIAM TAK pergi  

Posted by live is never die

kutatap jendela kamar yang telah kusam
kemudian kulihat dari sela-sela jendela
ternyata banyak aktivitas kehidupan
terlihat anak-anak berlari-lari,
terlihat orang-orang berlalu lalang
terlihat berbagai macam kendaraan
namun dari jendela itu pun terlihat dia yang sedang diam
langit hari ini biru, putih ditemani awan hitam pertanda akan adanya hujan
tak biasa dia terdiam di pinggir jalan
hanya tersenyum dan sesekali menyapa orang yang berlalu lalang
duduk sambil memegang tangan
seolah ada beban yang tak bisa diungkapkan
dari balik jendela terlihat
sesekali ia menndukkan kepalanya
sesekali tangannya mengusap matanya
seolah ada kerikil tajam yang masuk dalam matanya
kerikil itu mengoyak matanya yang indah
mengoyak sehingga air pun mengalir dari matanya
tak lama berlalu
langit semakin menghitam, dan turunlah hujan
seolah langit tau akan sesuatu yang terpendam dihatinya
dia pun mulai pergi meninggalkan tempatnya
diapun mulai menghilang seakan ditelan hujan dan ramainya jalanan
akupun mulai meninggalkan jendela
kututup tiranya dan kusisakan sedikit cahaya
siapa tahu dia akan muncul dari cahaya itu
dan seraya ia berkata aku telah bahagia.

This entry was posted on Rabu, 10 Maret 2010 at 18.27 . You can follow any responses to this entry through the comments feed .

0 komentar

Posting Komentar