mereka yang berjasa  

Posted by live is never die

Sebuah perjalan BANDUNG-JOGJA, aku tempuh dengan menggunakan kreta api, mungkin itu sudah biasa aku lakukan menempuh perjalanana dari Bandung- Jogja dan Jogja-Bandung. Tapi setiap kai aku menggunakan kreta api yang sama akupun mendapati seorang yang sama. Mungkin secara sekilas orang tersebut seperti memiliki kekurangan, namun dibalik semua itu dia memiliki sebuah kelebihan yang tidak dimiliki orang lain.
Ketika teman-temanya sedang asik ngobrol atau tidur dia membawa peralatan kerjanya dan mulai membersihkan gerbong, dari satu gerbong ke gerbong lainnya, bahkan terkadang dia sering tersenyum dan berbicara pada beberapa penumpang. Dalam perjalanan mungkin hanya dia yang rajin tidak seperti teman-temannya sepropesinya dalam satu rankaian kreta. Terkadang saya bertanya-tanya apakah ini orang tidak pernah pulang, karena setiap kali saya naik kreta yang sama maka dia pun ada disana, mungkin juga dia sudah merasa nyaman kerja disana, tapi kenapa teman-temanya yang satu propesi dengannya tidak seperti dia “rajin” sedangkan mungkin gaji yang mereka terima sama, bahkan sering terpikirkan bagaimana jika oarang-orang yang bekerja di pemerintahan (baik itu BUMN atau PNS) melaksanakan semua tanggung jawab yang di berikan secara sungguh-sungguh pasti indonesia akan menjadi negara yang maju dan kuat. Terimakasih wahai teman, mungkin kau sering dipandang sebelah mata oleh orang lain tapi tidak denganku dan aku yakin banyak orang yang sayang padamu, lakukan tugasmu dengan sepenuh hati dan jangan pernah menyerah.

MEREKA YANG MENANGIS DAN MEREKA YANG TERTAWA  

Posted by live is never die

Sering sekali kita mendengar, melihat dan membaca di berbagai media baik cetak maupun elektronik mereka berteriak meminta keadilan, mereka mengeluh akan sesuatu yang menimpanya, hanya teriakan dan tangisan mereka yang mebuat semuanya berubah dan bantuan pun akan segera datang “membantu sampai tuntas”. Namun itu hanya sebagian kecil dari mereka sedangkan sebagian dari mereka enggan berbicara karena takut, dan sebagian lagi bingung harus mengadu entah kemana.
Terkadang mereka bingung harus keman akau berlari mengadukan masalah ini tanpa adanya solusi, sedangkan banyak dari mereka yang berada diatas angin menutup mata dan menyumbat telinganya seakan-akan bahwa tidak terjadi sesuatu bahkan terkadang mereka berbicara di media masa seolah olah mereka adalah pahlawan, seolah-olah itu hanyalah kesalahan kecil yang dilakukan oleh orang-orang disekeliling mereka. Apakah itu adalah hal yang lumrah atau adil, mungkin tidak.
Dalam sebuah kesempatan mereka hanya bisa meminta maaf, tapi ketika si kecil yang berbuat salah maka hukumlah yang bertindak, caci makilah yang mereka dapat, mungkin ini karena si kecil merasa takut, kurangnya pengetahuan dan hanya berkata semoga TUHAN membalas semua yang kalian lakukan padaku, mungkin aku kalah didunia ini, mungkin aku ditindas didunia ini tapi kalian akan mendapatkan hal yang lebih pedih kelak di kemudian hari.

DIAM TAK pergi  

Posted by live is never die

kutatap jendela kamar yang telah kusam
kemudian kulihat dari sela-sela jendela
ternyata banyak aktivitas kehidupan
terlihat anak-anak berlari-lari,
terlihat orang-orang berlalu lalang
terlihat berbagai macam kendaraan
namun dari jendela itu pun terlihat dia yang sedang diam
langit hari ini biru, putih ditemani awan hitam pertanda akan adanya hujan
tak biasa dia terdiam di pinggir jalan
hanya tersenyum dan sesekali menyapa orang yang berlalu lalang
duduk sambil memegang tangan
seolah ada beban yang tak bisa diungkapkan
dari balik jendela terlihat
sesekali ia menndukkan kepalanya
sesekali tangannya mengusap matanya
seolah ada kerikil tajam yang masuk dalam matanya
kerikil itu mengoyak matanya yang indah
mengoyak sehingga air pun mengalir dari matanya
tak lama berlalu
langit semakin menghitam, dan turunlah hujan
seolah langit tau akan sesuatu yang terpendam dihatinya
dia pun mulai pergi meninggalkan tempatnya
diapun mulai menghilang seakan ditelan hujan dan ramainya jalanan
akupun mulai meninggalkan jendela
kututup tiranya dan kusisakan sedikit cahaya
siapa tahu dia akan muncul dari cahaya itu
dan seraya ia berkata aku telah bahagia.